Rencana timnas U-23 untuk berujicoba sekali lagi sebelum menghadapi Turkmenistan di leg pertama pra kualifikasi Olimpiade 2012 pada 23 Februari mendatang dipastikan batal. Ini setelah federasi sepak bola Malaysia dan Singapura menyatakan tidak sanggup memenuhi "tantangan" timnas INdonesia dengan alasan timnya tidak siap.
"Mereka tidak siap dengan ajakan kita. Kami pastikan timnas U-23 tidak akan lagi mengadakan ujicoba dengan tim luar," kata Sekjen PSSI, Nugraha Besoes ketika ditemui di kantor PSSI kemarin.
Rencana semula, jika Malaysia dan Singapura tidak bias, Yongky Aribowo dkk akan berujicoba dengan Persija Jakarta pada Kamis lusa (17/2). Tapi rencana itu ditolak pelatih Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu takut pemainnya cedera karena sudah tahu karakter permainan tim-tim Indonesia.
"Kalau uji tandingnya melawan tim luar saya oke. Tapi dengan tim lokal saya tidak mau. Saya setuju tidak ada ujicoba dengan tim lokal. Saya takut pemain cedera," cetus Riedl usai memimpin latihan kemarin sore. Mantan pelatih timnas Palestina itu menyatakan, sebagai ganti tidak ada lagi pertandingan ujicoba, maka dirinya akan lebih intensif lagi dalam memberikan porsi latihan. "Tidak masalah tim tidak berujicoba lagi. Kami akan berlatih lebih keras," sambungnya.
Setelah berujicobe melawan timnas U-23 Hongkong Rabu pekan lalu Alfred Riedl mengungkapkan sudah mengetahui agak jelas gambaran kekuatan timnya. Riedl mengaku saat ini sudah mengantongi sekitar tujuh pemain yang akan masuk line-up inti.
"Kami sudah mendapatkan tujuh atau delapan pemain yang saya rasa sudah pasti. Tetapi untuk starting eleven-nya belum ada karena beberapa masih belum dipastikan bisa main. Beberapa masih bermasalah dengan cedera. Kami akan gunakan satu minggu terakhir (sebelum pertandingan) untuk menentukan line-up nya," beber Riedl.
Sementara itu, setelah libur tiga hari, kemarin pagi timnas sudah mulai menjalani latihan. Lima pemain terlihat belum bergabung dengan tim. Mereka adalah empat pemain asal Papua OKtovianus Maniani, David Lali, Titus Bonay, Engelberth Sani, serta Rahmat Latif.
Riedl mengaku memberikan keringanan kepada pemain asal Papua karena keterbatasan jadwal penerbangan menuju Jakarta. "Sebenarnya kami berikan waktu yang sama dengan pemain lain untuk berkumpul bersama keluarganya, tetap masalahnya mereka menempuh perjalanan yang lebih panjang. Jadi tidak masalah. Besok (hari ini-Red) mereka akan datang," papar Alfred Riedl.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar