Padahal, sebelumnya namanya begitu disanjung saat memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara) Desember 2010. Bahkan, pemain kelahiran Papua 10 Oktoebr 1990 lalu itu jika menjadi pemain inti dalam skuad Pra Kualifikasi Olimpiade 2012.
Menurut pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl, alasan utama dibuangnya Okto karena ulahnya yang kerap indisipliner. Terakhir, Riedl marah besar ketika di hari terakhir sebelum melakoni laga away ke Turkmenistan di leg kedua pra kualifikasi Olimpiade pekan lalu, tanpa izin Okto tidak mengikuti latihan. Saat itu Okto mengaku tertidur di kamarnya dan kondisinya tidak sehat setelah sehari sebelumnya melakukan operasi pencabutan gigi.
"Okto out," cetus Alfred Riedl dalam sesi jumpa pers di salah satu mall di Jakarta kemarin pagi. Alasan utamanya adalah persoalan disiplin. "Talenta saja tidak cukup dalam sport," lanjut Riedl.
Tapi, pelatih asal Austria itu menyatakan, jika 20 nama yang diumumkan kemarin belum final. Okto bisa saja kembali dipanggil jika selama masa pemantauan mantan pemain Persidafon Dafonsoro dan Persitara Jakarta Utara menunjukkan perkembangan bagus. Saat ini BTN baru mengumumkan 20 nama. Masih ada sekitar enam pemain lagi yang menyusul diumumkan.
Terkait pencoretan Okto, Riedl mengungkapkan jika kasusnya berbeda dengan saat dia memulangkan pemain asal Papua lainnya Titus Bonay sebelum berangkat ke Turkemnsitan pekan lalu. Titus adalah pencetak satu-satunya gol Indonesia saat takluk 1-3 dari Turkmenistan di leg 1 yang dihelar di Palembang (23/2).
"Kasus Okto beda dengan Tibo (sapaan Titus Bonay, red). Untuk Tibo, saya telah merekomendasikan sanksi untuk dia kepada Komisi Disiplin PSSI," ucap Riedl.
Mantan pelatih timnas Laos dan Vietnam itu mengaku dirinya sempat menangkap basah Titus menenggak minuman keras hingga mabuk berat. Baik saat dia menjalani TC di Jakarta maupun laga uji coba di Hongkong.
Saat dihubungi Jawa Pos tadi malam, Okto mengaku sedang beristirahat di kampung halamannya di Papua sambil menjalani terapi penyembuhan cederanya. "Saya sudah diberi tahu lewat telepon. Saya tidak tahu apa alasannya tidak masuk dalam tim SEA Games," ujar Okto. Pemain yang sudah mencetak tiga gol untuk timnas senior Indonesia itu menegaskan jika dirinya tetap ingin membela Pasukan Garuda, julukan timnas Indonesia .
Deputi Bidang Teknis BTN, Iman Arif mengungkapkan, meski nama-nama calon anggota skuad SEA Games diumumkan saat ini, tapi mereka baru dipanggil untuk berkumpul di Jakarta dan menjalani medical check up pada 25 April mendatang.
Menurut Iman, pengumuman nama pemain dilakukan jauh-jauh hari karena tim pelatih ingin pemain bisa menjaga kondisi fisiknya sehingga saat dipanggil untuk berkumpul di Jakarta pada 25 April dalam kondisi 100 persen bebas cedera. "Dalam pemanggilan pemain sebelum-sebalumnya coach Alfred selalu mengeluhkan banyaknya pemain yang cedera saat dipanggil. Kali ini dia tidak mau lagi. Pemain yang datang nanti harus dalam kondisi bugar. Jadi nama-nama yang kami umumkan saat ini diharapkan bisa menjaga kondisi mereka," jelas Iman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar