Suporter Persip-babak final turnamen Bumirejo Cup berlangsung antara Persip Pekalongan melawan PSISRA Sragen pada Jum'at (22/7) sore di lapangan Bumirejo. Dalam pertandingan kali ini, jumlah penonton yang hadir jauh lebih banyak, bahkan diperkirakan hingga dua kali lipat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Turut hadir dalam acara ini diantaranya adalah Wakil Walikota Pekalongan, H Achmad Alf Arslan Djunaid, anggota DPRD dari PDIP, Ismet Inonu SH, Lurah Bumirejo dan Kapolsek Barat, Kompol Tukiran.
Kick Off pertandingan babak pertama dilakukan oleh tim PSISRA Sragen yang menempati sebelah utara lapangan. Pada awal-awal babak ini, kedua tim langsung berinisiatif melakukan serangan. Terbukti beberapa kali, keduanya langsung saling tukar serangan
Baik tim PSISRA dan Persip sempat melepaskan beberapa Shot On Target ke masing-masing pihak lawannya tersebut. Namun kedua penjaga gawang dari kedua kesebelasan tampak menguasai keadaan dengan baik. Serangan demi serangan dibangun dari sayap, baik sayap kanan maupun sayap kiri kedua pihak.
Pada menit 19 terjadi pergantian pemain di tim PSISRA yaitu pemain sayap kiri Yudianto yang bernomor 21 diganti oleh Faisal yang bernomor 19. Dengan adanya pergantian ini permainan sayap kiri PSISRA menjadi lebih hidup. Terbukti mereka lebih kreatif dan terus menerus mampu melakukan tekanan ke tim Persip dari sayap kiri. Pada menit 20 pemain PSISRA dilanggar oleh pemain bertahan Persip setelah mencoba melakukan penetrasi kedalam jantung pertahanan mereka.
Dari tendangan bebas yang dilakukan oleh pemain PSISRA hampir membuahkan gol karena bola tersebut tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Persip, Nurul S. Bola yang ditepis justru jatuh di kaki pemain PSISRA, kalau seandainya saja tidak berada dalam posisi Off Side kemungkinan sudah terjadi gol karena telah berdiri bebas di depan gawang.
Persip sendiri tidak mau kalah dalam membangun serangan. Sempat memperoleh sebuah kesempatan emas karena berdiri bebas tanpa kawalan di depan gawang PSISRA. Sukodir yang juga kapten dari tim Persip, justru membuang kesempatan tersebut setelah sundulannya melenceng ke samping kanan gawang PSISRA yang dijaga oleh Wahyudi. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Babak Kedua Berlangsung Keras
Memasuki babak kedua permainan menyerang masih terus diperagakan oleh kedua tim. Pada menit ke 37 Persip mampu mencetak gol. Berawal dari gocekan Gabrielle di sayap kiri yang kemudian mengirimkan umpan ke depan gawang PSISRA. Umpan tersebut berhasil dituntaskan dengan manis oleh sontekan pelan Sukodir yang mampu mengecoh penjaga gawang PSISRA, Wahyudi yang telah salah langkah.
Kedudukan 1-0 ini sontak membuat lapangan Bumirejo bergemuruh terutama dari para Kalong Mania, yang merupakan suporter setia Persip. Pertandingan menjadi lebih sengit dan menjurus keras. Pada menit ke 57, Sukodir mendapat kartu kuning setelah melanggar pemain PSISRA yang mencoba menembus dari sayap kanan pertahanan Persip.
Tendangan bebas tersebut bisa ditepis oleh penjaga gawang Persip, namun ternyata bola yang jatuh di luar kotak penalti Persip masih dikuasai oleh pemain PSISRA. Kembali bola diangkat ke depan gawang Persip, namun penjaga gawang Persip langsung sigap kembali menghalau bola tersebut. Akan tetapi, pada saat menghalau bola, diwaktu bersamaan salah seorang pemain PSISRA, Mega Irianto, yang mencoba mengambil kesempatan tersebut ternyata harus bergesekan dengan penjaga gawang PERSIP, Nurul S.
Dari kejadian ini, timbul perseteruan yang cukup keras yang berakibat kartu merah untuk keduanya. Pertandingan sempat ditunda selama beberapa menit karena kericuhan tersebut bahkan anggota TNI Polri turut turun mengamankan lapangan.
Bertandingan kembali berjalan setelah kedua kesebelasan bisa ditenangkan. Pergantian terjadi di tim Persip, dimana Sanam yang merupakan kiper kedua Persip mengganti Fatih. Namun PSISRA tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik sehingga kedudukan berakhir 1-0 untuk kemenangan Persip.
Selebrasi dan Perayaan
Penyerahan piala dilakukan beberapa saat menjelang pertandingan berakhir. Para pemain Persip berkumpul di panggung untuk mengangkat piala dan menyapa para pendukung mereka. Selebrasi ini dilakukan dengan penuh suka cita bahkan salah seorang pemain asing Persip, Gabrielle turut berjoget ketika mengangkat piala.
Tak berapa lama kemudian setelah acara selebrasi berakhir, piala kemenangan tersebut diarak keliling Kota Pekalongan dengan penuh kegembiraan. Tampak para Kalong Mania turut dalam arak-arakan tersebut. (ap15)
Turut hadir dalam acara ini diantaranya adalah Wakil Walikota Pekalongan, H Achmad Alf Arslan Djunaid, anggota DPRD dari PDIP, Ismet Inonu SH, Lurah Bumirejo dan Kapolsek Barat, Kompol Tukiran.
Kick Off pertandingan babak pertama dilakukan oleh tim PSISRA Sragen yang menempati sebelah utara lapangan. Pada awal-awal babak ini, kedua tim langsung berinisiatif melakukan serangan. Terbukti beberapa kali, keduanya langsung saling tukar serangan
Baik tim PSISRA dan Persip sempat melepaskan beberapa Shot On Target ke masing-masing pihak lawannya tersebut. Namun kedua penjaga gawang dari kedua kesebelasan tampak menguasai keadaan dengan baik. Serangan demi serangan dibangun dari sayap, baik sayap kanan maupun sayap kiri kedua pihak.
Pada menit 19 terjadi pergantian pemain di tim PSISRA yaitu pemain sayap kiri Yudianto yang bernomor 21 diganti oleh Faisal yang bernomor 19. Dengan adanya pergantian ini permainan sayap kiri PSISRA menjadi lebih hidup. Terbukti mereka lebih kreatif dan terus menerus mampu melakukan tekanan ke tim Persip dari sayap kiri. Pada menit 20 pemain PSISRA dilanggar oleh pemain bertahan Persip setelah mencoba melakukan penetrasi kedalam jantung pertahanan mereka.
Dari tendangan bebas yang dilakukan oleh pemain PSISRA hampir membuahkan gol karena bola tersebut tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Persip, Nurul S. Bola yang ditepis justru jatuh di kaki pemain PSISRA, kalau seandainya saja tidak berada dalam posisi Off Side kemungkinan sudah terjadi gol karena telah berdiri bebas di depan gawang.
Persip sendiri tidak mau kalah dalam membangun serangan. Sempat memperoleh sebuah kesempatan emas karena berdiri bebas tanpa kawalan di depan gawang PSISRA. Sukodir yang juga kapten dari tim Persip, justru membuang kesempatan tersebut setelah sundulannya melenceng ke samping kanan gawang PSISRA yang dijaga oleh Wahyudi. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Babak Kedua Berlangsung Keras
Memasuki babak kedua permainan menyerang masih terus diperagakan oleh kedua tim. Pada menit ke 37 Persip mampu mencetak gol. Berawal dari gocekan Gabrielle di sayap kiri yang kemudian mengirimkan umpan ke depan gawang PSISRA. Umpan tersebut berhasil dituntaskan dengan manis oleh sontekan pelan Sukodir yang mampu mengecoh penjaga gawang PSISRA, Wahyudi yang telah salah langkah.
Kedudukan 1-0 ini sontak membuat lapangan Bumirejo bergemuruh terutama dari para Kalong Mania, yang merupakan suporter setia Persip. Pertandingan menjadi lebih sengit dan menjurus keras. Pada menit ke 57, Sukodir mendapat kartu kuning setelah melanggar pemain PSISRA yang mencoba menembus dari sayap kanan pertahanan Persip.
Tendangan bebas tersebut bisa ditepis oleh penjaga gawang Persip, namun ternyata bola yang jatuh di luar kotak penalti Persip masih dikuasai oleh pemain PSISRA. Kembali bola diangkat ke depan gawang Persip, namun penjaga gawang Persip langsung sigap kembali menghalau bola tersebut. Akan tetapi, pada saat menghalau bola, diwaktu bersamaan salah seorang pemain PSISRA, Mega Irianto, yang mencoba mengambil kesempatan tersebut ternyata harus bergesekan dengan penjaga gawang PERSIP, Nurul S.
Dari kejadian ini, timbul perseteruan yang cukup keras yang berakibat kartu merah untuk keduanya. Pertandingan sempat ditunda selama beberapa menit karena kericuhan tersebut bahkan anggota TNI Polri turut turun mengamankan lapangan.
Bertandingan kembali berjalan setelah kedua kesebelasan bisa ditenangkan. Pergantian terjadi di tim Persip, dimana Sanam yang merupakan kiper kedua Persip mengganti Fatih. Namun PSISRA tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik sehingga kedudukan berakhir 1-0 untuk kemenangan Persip.
Selebrasi dan Perayaan
Penyerahan piala dilakukan beberapa saat menjelang pertandingan berakhir. Para pemain Persip berkumpul di panggung untuk mengangkat piala dan menyapa para pendukung mereka. Selebrasi ini dilakukan dengan penuh suka cita bahkan salah seorang pemain asing Persip, Gabrielle turut berjoget ketika mengangkat piala.
Tak berapa lama kemudian setelah acara selebrasi berakhir, piala kemenangan tersebut diarak keliling Kota Pekalongan dengan penuh kegembiraan. Tampak para Kalong Mania turut dalam arak-arakan tersebut. (ap15)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar